Morning Pages adalah kebiasaan menulis 3 halaman setiap pagi tanpa aturan khusus. Inti yang aku bisa pahami adalah menulis apapun yang ada di kepala tanpa memikirkan bagus atau nggak, dan nggak perlu memikirkan apakah ini pantas atau nggak dituliskan. Pokoknya keluarkan aja apapun yang dipikirkan.
Aku mengenal Morning Pages dari salah satu konten video Youtube Zahid Ibrahim.
Dari konten tersebut buat aku mau mencoba di 2025 ini setelah sekian lama selalu memikirkan apapun tapi nggak pernah ‘diilepas’. Hal ini sebetulnya penting untukku, mengingat aku sering memikirkan apapun tapi nggak pernah selesai, yang ada malah bertambah terus isi pikiranku.
Table of Contents
Cara Melakukan Morning Pages
Sebenarnya cara melakukan Morning Pages cukup mudah, berikut langkah-langkahnya”
- Bangun tidur, jangan bukan hp dulu. Jangan terpapar banyak informasi di pagi hari, lakukan hal yang memang nggak terlalu berat dulu. Mungkin kamu bisa mulai dari ibadah, minum air putih, lalu menulis Morning Pages.
- Ambil buku tulis dan pulpen. Siapkan satu buku khusus untuk menulis Morning Pages dan terjaga kerahasiaannya supaya nggak ada orang lain yang membaca tulisan kamu. Kalau kamu mau digital note-taking pun nggak masalah, karena aku pun memulai menulis di tablet dengan stylus pen. Jadi, menulis dengan handwriting.
- Mulai menulis 3 halaman penuh. Tulis apapun yang ada di pikiran, nggak perlu nyambung, dan masuk akal, pokoknya bebas.
- Jangan dibaca ulang, biarkan tulisan itu jadi pelepas beban pikiran karena bukan seperti diary yang menulis apa yang dirasakan atau dialami yang kemudian bisa review lagi di masa depan.
Tujuan Morning Pages
Morning pages bukan cuma sekadar menulis isi pikiran, adapun tujuan Morning Pages yaitu:
- Ngomongin Isi Kepala: Pagi hari kadang pikiran sudah penuh entah untuk rencana, keresahan, ide, atau apapun. Kadang pikiran itu malah pemikiran yang nggak seharusnya dipikirkan. Melalui Morning Pages yang mana isi pikiran dituangkan, maka semua pemikiran di kepala jadi lebih ringan.
- Lebih Fokus: Banyaknya isi pikiran buatku pribadi justru jadi nggak fokus untuk menjalani apa yang aku lakukan saat itu. Nggak mindful dan merasa terbebani. Setelah menulis harapannya bisa melepas pikiran dan bisa fokus untuk hal yang terjadi saat ini.
- Mengenal Diri Sendiri: Morning Pages nggak ada aturan khusus, kamu bebas mau menulis apapun. hal ini buat aku jadi kesempatan untuk mengenal perasaanku, menemui pola pikir, dan memahami diri sendiri yang baru aku sadari.
- Melawan Perfeksionisme: Biasanya aku menulis selalu mempertimbangkan banyak hal entah gaya menulisnya, teknik, bahkan pola menulis. karena aku terbiasa menulis dengan memikirkan banyak hal, aku pikir tulisanku nanti dibaca orang lain. sedangkan melalui Morning Pages, aku nggak perlu memikirkan appaun tentang penulisan, aku cukup menulis apapun yang aku pikirkan karena Morning Pages bukan untuk dibaca orang lain, bahkan kamu sebagai penulis pun nggak harus membaca hasil tulisan di Morning Pages.
Perasaan Pertama Kali Menulis Morning Pages
Hari ini adalah pertama kalinya aku menulis Morning Pages. Aku mulai menulis di tablet untuk bisa aku tulis kapanpun. Pengalaman pertama ini rasanya aneh.
Terlalu banyak pertimbangan saat menulis, masih memikirkan gaya penulisan dan masih memikirkan apakah ejaannya tepat. Aku saat ini masih terbawa peranku sebagai penulis.
Aku menyadari bahwa menulis kali ini rasanya seperti bukan diri sendiri dan hal ini buat aku mengenal diriku yang masih terlalu banyak berpikir.
Padahal, nggak perlu sempurna dan nggak perlu benar. Akhirnya menulis kali ini hanya mampu sampai setengah halaman. Untuk permulaan awal ini sudah jauh lebih baik sebenarnya dan aku akan coba lagi kedepannya.
Dari testimoni pengalaman orang-orang tentang Morning Pages, banyak yang bilang bahwa mereka mulai merasa lebih tenang dan nggak mudah stress, membantu menyelesaikan masalah, dan menambah kreativitas.
Aku berencana mencoba untuk 30 hari ke depan, let’s see apa yang akan terjadi padaku setelah rutin melakukan Morning Pages.